NIKMATNYA TINGGAL DI RUMAH

Menyebarnya wabah covid-19 menyebabkan manusia tinggal di rumah-rumah mereka, dan tidak keluar kecuali apabila ada kebutuhan yang mendesak.

Sebelum kejadian ini, mungkin banyak diantara kita yang memiliki kesibukan di luar rumah, atau di luar daerah, atau bahkan di luar negeri, yang menyebabkan mereka terpisah dari isteri dan anak-anaknya dalam waktu yang cukup lama, bahkan ada yang berbulan-bulan atau bertahun-tahun lamanya untuk bisa kembali berkumpul di tengah-tengah keluarganya. Tidak sedikit dari mereka, yang ketika jauh dari keluarganya, merasakan rindu yang mendalam untuk bisa kembali berkumpul bersama mereka. Nah, disaat-saat inilah merupakan kesempatan bersama mereka, menikmati hidup dalam sebuah keluarga dengan melakukan ibadah bersama, belajar bersama, yang disertai dengan canda dan tawa.

Sebagian mengatakan “walau makan nasi dan garam, yang penting ngumpul.” Yah, hidup bersama keluarga merupakan bagian dari kenikmatan dunia, memiliki pekerjaan yang tidak menyebabkan seseorang jauh dari keluarganya, dan memungkinkan untuk setiap hari bertemu mereka, merupakan kebahagian tersendiri dalam kehidupan ini.

Dalam sebuah riwayat disebutkan:

أَرْبَعٌ مِنْ سَعَادَةِ الْمَرْءِ : أَنْ تَكُونَ زَوْجَتُهُ مُوَافِقَةً ، وَأَوْلَادُهُ أَبْرَارًا ، وَإِخْوَانُهُ صَالِحِينَ ، وَأَنْ يَكُونَ رِزْقُهُ فِي بَلَدِهِ

“Empat hal termasuk kebahagiaan seseorang: isteri yang manut suami, anak-anak yang taat, teman-temannya yang saleh, dan rezkinya ada di kampungnya.”
(HR. Ibnu Asakir dengan sanad yang sangat lemah. Lihat SIlsilah Adh-Dha’ifah:2,no:759).

Meskipun hadits ini tidak sahih penisbatannya kepada Nabi ﷺ , namun makna hadits ini merupakan hal yang tidak bisa dipungkiri oleh orang yang merasakannya.

Terlebih lagi, bila kedua orang tua, beserta anak-anaknya dikumpulkan bersama dalam kehidupan akhirat, dalam surga yang kenikmatannya kekal selamanya. Syaratnya, menjadikan bekal keluarga dalam menghadap Allah ﷻ : iman dan taqwa kepada-Nya.

Firman Allah ﷻ

وَالَّذِينَ آمَنُوا وَاتَّبَعَتْهُمْ ذُرِّيَّتُهُمْ بِإِيمَانٍ أَلْحَقْنَا بِهِمْ ذُرِّيَّتَهُمْ وَمَا أَلَتْنَاهُمْ مِنْ عَمَلِهِمْ مِنْ شَيْءٍ

“Dan orang-orang yang beriman, beserta anak cucu mereka yang mengikuti mereka dalam keimanan, Kami pertemukan mereka dengan anak cucu mereka (di dalam surga), dan Kami tidak mengurangi sedikit pun pahala amal (kebajikan) mereka.”
(QS. Ath Thuur:21)

Semoga Allah ﷻ menjadikan kita sebagai penghuni surga bersama seluruh keluarganya.


✍🏻 Askary Bin Jamal

24,156 total views, 15 views today