Hukum Membenci Nama ” ALI” dan “AL HUSEIN” dengan Alasan kedua Nama tersebut adalah Nama yang diagungkan Oleh Syi’ah Rafidhah

Asy syaikh Ibn Al Utsaimin pernah ditanya :

Sebagian manusia membenci nama “Ali” dan “Al Husain” dan menjauh dari kedua nama tersebut, dan yang demikian itu di sebabkan nama tersebut adalah nama yang di agungkan oleh Ar Rafidhah, maka apa jawaban anda, semoga Allah Ta’ala menjaga anda ?”

Beliau menjawab:
Jawabanku atas (pertanyaan) ini, bahwasannya suatu kebid’ahan janganlah di lawan dengan kebid’ahan,apabila sekelompok dari ahlul bid’ah ekstrim/ghuluw pada nama-nama seperti ini dan mengharap berkah dengannya (nama-nama tsb),maka tidak boleh untuk kita melawan mereka dengan kebid’ahan, sehingga kita menjauh dari nama-nama ini dan membencinya.

Bahkan kita berpendapat bahwasannya nama-nama tidak merubah sedikitpun dari keadaan seseorang.
Berapa banyak di antara manusia yang di beri nama dengan nama yang baik dan indah, padahal dia -maksudku orang yang diberi nama itu-termasuk dari manusia yang paling jahat,

Berapa banyak di antara manusia yang di beri nama “Abdullah” ternyata dia diantara manusia yang paling keras kesombongannya,

Berapa banyak diantara manusia diberi nama “Muhammad”, ternyata dia termasuk manusia yang paling tercela,

Berapa banyak di antara manusia yang di beri nama “Ali”, ternyata dia termasuk manusia yang rendah dan hina,

Maka yang terpenting adalah bahwa nama tidak merubah sesuatu.

Akan tetapi, tidak diragukan bahwa memilih nama yang baik adalah di antara perkara yang di tuntut, sebagaimana sabda Nabi -alaihish sholaatu was salaam-

أحب الأسماء إلى الله عبد الله و عبد الرحمن و أصدقها حارث و همام
Artinya :
“Nama yang paling dicintai oleh Allah adalah “Abdullaah” dan “Abdurrahman”, dan nama yang paling jujur adalah “Harits” dan “Hammam”

Di terjrmahkan dari kitab “Majmuu’ Fatawa wa Rasaa’il asy syaikh muhammad bin Shalih Al Utsaimiin ” jilid 3 No: 410

Alih Bahasa:
Ustadz Abdul Qohar [Gemba] hafizhahullah

Muraja’ah
Ustadz Abdul Mu’thi bin Mugeni hafizhahullah