📌 MANUSIA TERBODOH DI MUKA BUMI



Mendengar ucapan salah seorang penceramah tabligh yang sedang menyampaikan kepada para anggotanya;

“gampang selesaikan itu Corona, kirim jamaah-jamaah ke tempat Corona, virus Corona takut sama jamaah, jamaah tidak takut sama virus, jamaah hanya takut kepada Allah Subahanahu Wa Ta’ala, jamaah tidak takut dengan Corona…..”

Ucapan ini merupakan bentuk kebodohan dan kedangkalan terhadap pemahaman Islam yang benar.



Bantahan secara ringkas sebagai berikut:

1. Rasa takut yang sifatnya manusiawi terhadap hal-hal yang nampak, merupakan hal yang tidak bertentangan dengan aqidah Islam, seperti: Takut dari hewan buas, takut dari penguasa zalim, orang jahat dan yang lainnya.

Allah Taala berfirman menjelaskan ucapan Nabi Musa dan saudara Harun akan kezaliman Fir’aun:

{قَالَا رَبَّنَا إِنَّنَا نَخَافُ أَن يَفْرُطَ عَلَيْنَا أَوْ أَن يَطْغَىٰ} [طه : 45]

Berkatalah mereka berdua: “Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami takut bahwa ia segera menyiksa kami atau dia akan semakin melampaui batas”.

2. Menjauhi dan menghindari sebab-sebab menyebarnya sebuah penyakit, merupakan bimbingan Islam yang telah dijelaskan oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi wasallam, seperti sabda Beliau:

“menjauhlah dari orang yang berpenyakit kusta seperti larinya engkau dari singa.”
(HR. Ahmad)

“Apabila kalian mendengar terjadinya Tha’un di sebuah negeri, maka jangan engkau memasukinya, dan jika terjadi wabah thaun di negeri yang kalian berada di dalamnya, maka jangan kalian keluar darinya.”
Muttafaq Alaihi.

“Onta yang sakit jangan dikumpulkan bersama onta yang sehat”
(HR. Ahmad)

Ini semua merupakan bentuk perintah untuk menghindari sebuah penyakit yang menular.

3. Apa yang disebutkan JT ini sangat bertentangan dengan sabda Rasulullah ﷺ , Beliau memerintahkan untuk menjauhi tempat terjadinya wabah, orang jahil ini malah menantang dan ingin mendatanginya, wallahul mustaan.

Dari sini nampak lah bagi kita bahwa jamaah ini merupakan jamaah yang sama sekali tidak berpijak kepada Al Quran dan as sunnah, kecuali hanya sekedar slogan di lisan mereka saja.

Kalau seandainya mereka memuliakan sunnah, niscaya mereka akan semangat mempelajari dan mendalaminya.



Syaikh Abdurrahman Muhyiddin berkata tentang JT: “Terkumpul pada mereka dua kejahilan: Jahil tentang kemaslahatan dalam Agama, dan jahil tentang kemaslahatan dunia.”

Semoga kaum muslimin yang banyak tertipu oleh dakwah mereka bisa menyadari dan meninggalkannya.


✍🏻 Askary bin Jamal



2,451 total views, 3 views today