|
Meneladani Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam dalam Ber'idul Fithri |
|
|
|
Fiqh
|
|
Ditulis oleh Al-Ustadz Qomar ZA, Lc.
|
|
Selasa, 07 September 2010 03:51 |
|
Meneladani Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam
dalam ber'Idul Fitri
Idul Fitri bisa memiliki banyak makna bagi tiap-tiap orang. Ada yang memaknai Idul Fitri sebagai hari yang menyenangkan karena tersedianya banyak makanan enak, baju baru, banyaknya hadiah, dan lainnya. Ada lagi yang memaknai Idul Fitri sebagai saat yang paling tepat untuk pulang kampung dan berkumpul bersama handai tolan. Sebagian lagi rela melakukan perjalanan yang cukup jauh untuk mengunjungi tempat-tempat wisata, dan berbagai aktivitas lain yang bisa kita saksikan. Namun barangkali hanya sedikit yang mau untuk memaknai Idul Fitri sebagaimana Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam “memaknainya”.
|
|
LAST_UPDATED2 |
|
Selanjutnya...
|
|
|
CARA MENGETAHUI MASUKNYA BULAN RAMADHAN |
|
|
|
Fiqh
|
|
Ditulis oleh Al-Ustadz Abu Karimah Askari bin Jamal
|
|
Senin, 09 Agustus 2010 04:25 |
|
Untuk mengetahui masuknya bulan suci ramadhan,maka dapat ditempuh dengan dua cara:
Pertama : dengan cara melihat (ru’yah) hilal.
Kedua : dengan cara menyempurnakan bilangan bulan menjadi 30 hari.
Sebagian menambah cara yang ketiga, yaitu dengan cara ilmu hisab. Dan akan kami jelaskan hukum masing-masing dari cara-cara tersebut.
|
|
LAST_UPDATED2 |
|
Selanjutnya...
|
|
KEUTAMAAN BULAN RAMADHAN DAN BERPUASA DIDALAMNYA |
|
|
|
Fiqh
|
|
Ditulis oleh Al-Ustadz Abu Karimah Askari bin Jamal
|
|
Senin, 09 Agustus 2010 03:33 |
|
A. Bulan yang padanya terdapat lailatul qadar
Allah azza wajalla, yang menurunkan kitab Al-Qur’an yang mulia pada bulan yang mulia, yaitu bulan ramadhan,sebagaimana firman-Nya Subhaanahu wata’aala:
شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ
“Bulan ramadhan yang padanya diturunkan al-qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan berupa hidayah dan furqan (pembeda antara yang haq dan yang batil”
|
|
LAST_UPDATED2 |
|
Selanjutnya...
|
|
APAKAH ADA PUASA YANG DIWAJIBKAN SEBELUM DIWAJIBKAN PUASA RAMADHAN? |
|
|
|
Fiqh
|
|
Ditulis oleh Al-Ustadz Abu Karimah Askari bin Jamal
|
|
Rabu, 04 Agustus 2010 14:16 |
|
Terjadi perbedaan pendapat dikalangan para ulama, tentang apakah ada puasa yang diwajibkan oleh Allah Ta’ala kepada kaum muslimin sebelum diwajibkannya puasa ramadhan? ada dua pendapat yang masyhur:
-pendapat pertama: jumhur ulama mengatakan bahwa tidak ada puasa yang wajib sebelum diwajibkannya puasa ramadhan.
|
|
LAST_UPDATED2 |
|
Selanjutnya...
|
|
HUKUM-HUKUM PUASA RAMADHAN |
|
|
|
Fiqh
|
|
Ditulis oleh Al-Ustadz Abu Karimah Askari bin Jamal Al-Bugisi
|
|
Selasa, 03 Agustus 2010 13:26 |
|
DEFENISI PUASA
Puasa (shaum) secara bahasa berarti menahan diri. Seperti Firman Allah Ta’ala
فَإِمَّا تَرَيِنَّ مِنَ الْبَشَرِ أَحَدًا فَقُولِي إِنِّي نَذَرْتُ لِلرَّحْمَنِ صَوْمًا فَلَنْ أُكَلِّمَ الْيَوْمَ إِنْسِيًّا
“maka jika engkau melihat seseorang dari manusia maka katakanlah: sesungguhnya aku telah bernadzar kepada Allah untuk bershiyam (menahan diri), maka aku tidak akan berbicara dengan seorangpun pada hari ini.”
|
|
LAST_UPDATED2 |
|
Selanjutnya...
|
|
|
|
|
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 Berikutnya > Akhir >>
|
|
JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL |