1. TERNYATA MANUSIA ITU LEMAH


Kesombongan manusia akan pencapaian yang mereka raih dalam kehidupan dunia ambruk seketika dihadapan kekuasaan Allah Azza Wajalla Yang Maha Kuasa.

Manusia berbangga dengan kemajuan tekhnologinya, berbangga dengan ilmu pengetahuannya, berbangga dengan modernisasinya, berbangga dengan hartanya, berbangga dengan kecerdasaan berfikirnya.

Akhirnya semua hal itu menjadi remuk dalam menghadapi Qudratullah Azza Wajalla.

Allah Azza Wajalla berfirman:

وَاللَّهُ غَالِبٌ عَلَى أَمْرِهِ وَلَكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ
“Dan Allah berkuasa terhadap urusan-Nya, tetapi kebanyakan manusia tidak mengerti.” (QS:Yusuf: 21)

Pada akhirnya, manusia harus mengakui bahwa mereka lemah, pencapaian mereka sangatlah lemah, ilmu mereka sangatlah dangkal, dan kekuatan mereka sangat rapuh.

Allah Azza Wajalla berfirman:

وَخُلِقَ الْإِنْسَانُ ضَعِيفًا
“dan itu diciptkan dalam keaadan lemah.” (QS.An Nisaa:28)

Ya, manusia benar- benar lemah, lemah jasmani, lemah energi, lemah ilmu, lemah kecerdasan, dan yang lainnya. Kita semua sangat butuh akan pertolongan Allah Azza Wajalla dan kasih sayangNya.

Allah Azza Wajalla berfirman:

يَا أَيُّهَا النَّاسُ أَنْتُمُ الْفُقَرَاءُ إِلَى اللَّهِ وَاللَّهُ هُوَ الْغَنِيُّ الْحَمِيدُ
“Wahai manusia! Kamulah yang memerlukan Allah; dan Allah Dialah Yang Mahakaya (tidak memerlukan sesuatu), Maha Terpuji.”
(QS.Fathir:15)

Wahai manusia… Sadarlah, dan kembalilah kepada jalan Allah Azza Wajalla


✍🏻 Askary Bin Jamal

2,338 total views, 1 views today