Ummat-Ummat Terdahulu Juga Memakai Penanggalan Qamariyah

UMMAT-UMMAT TERDAHULU JUGA MEMAKAI PENANGGALAN QAMARIYAH

Berkata asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimhullah:

“Apabila seseorang berkata, “Apa sebabnya puasa Asyura¹ lebih ditekankan pada bulan Muharram?”

Kami katakan, “Sesungguhnya sebab dari hal itu karena pada hari tersebut adalah hari dimana Allah Ta’ala menyelamatkan Nabi Musa ‘Alaihis salam beserta kaumnya dari Fir’aun beserta bala tentaranya.² Dan dalam hadits ini menunjukkan bahwa penanggalan pada umat-umat terdahulu dengan melihat kepada pergerakan bulan, dan bukan dengan kalendernya bangsa Eropa³. Hal ini karena Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengabarkan bahwa pada hari yang ke 10 di bulan Muharram adalah hari dimana Allah membinasakan Fir’aun beserta kaumnya, dan menyelamatkan Musa ‘alaihis salam beserta kaumnya.


Catatan kaki:

1. Hari Asyura adalah hari yang kesepuluh di bulan Muharram.

2. Berdasarkan hadits Abdullah bin Abbas radhiyallahu ‘anhuma yang diriwayatkan oleh al-Imam al-Bukhary dan al-Imam Muslim.

3. Penanggalan yang melihat pada pergerakan matahari.

Marja’:

Syarhul Mumti’ cet. Dar al-Imam Malik 3/92.

Alih Bahasa : Al-Ustadz Abdul Aziz Bantul hafizhahullah