Hukum Ikut Serta Dalam Pemilu

HUKUM IKUT SERTA DALAM PEMILU

AL-Allamah Muqbil bin Hadi Al-Wadi’i رحمه الله ditanya:

Apabila kalian memperingatkan dari ikut serta dalam pemilu, lalu bagaimana cara kaum muslimin dapat menguasai hukum dan menegakkan syari’at?

Beliau rahimahullahmenjawab :

الذي يظن أنه سيصل بالانتخابات فهو مغفل! مغفل! مغفل!، الذي يصل إلى الانتخابات هو الذي يكون عنده ملايين الدولارات الأمريكية، وفي الليل يذهب إلى مشايخ القبائل وإلى الضباط وإلى كذا وكذا، فهذا هو الذي سيفوز في الانتخابات.

وعلى فرض أنه فاز في الانتخابات الصالح، فالحكومة ستوجه له المدافع والرشاشات، فهم ليسوا مستعدين أن يعطوها بالانتخابات.

فنحن نعلم إن شاء الله في حدود ما نستطيع ، والوصول إلى السلطة تكون بتقوى الله والعلم والعمل والدعوة إلى الله وإعداد العدة في حدود ما يستطاع والله المستعان.

Yang menyangka bahwa dia mampu mencapai hal itu dengan mengikuti pemilu maka dia orang lalai, lalai dan lalai!. Yang dapat memenangkan pemilu adalah orang yang memiliki jutaan dollar amerika, dan dimalam hari mendatangi para syaikh kabilah, para hakim, dan seterusnya, orang yang seperti inilah yang akan menang dalam pemilu. Anggaplah dia akan memenangkan pemilu yang sehat, maka penguasa akan mengarahkan kepadanya meriam dan senapan, sebab mereka tidak bersedia untuk memberikannya dengan melalui pemilu.

Maka kami akan terus mengajar insya Allah sesuai kemampuan kami, dan mencapai kekuasaan dilakukan dengan bertakwa kepada Allah Azza Wajlla dan menyiapkan kekuatan sesuai batas kemampuan, Wallahul musta’an.

Sumber:

من رسالة : ( مقتل جميل الرحمن للشيخ رحمه الله ص 54 ) .

لسماع الفتوى صوتيا :

http://www.muqbel.net/fatwa.php?fatwa_id=1410